Gareth Southgate: Euro 2024 Kesempatan Terakhir Saya

BACA JUGA

Football5Star.net, Indonesia – Pelatih timnas Inggris, Gareth Southgate mengakui bahwa Euro 2024 merupakan kesempatan terakhirnya untuk meraih trofi. Dia yakin jika gagal, dirinya pasti akan didepak dari jabatannya.

Southgate ditunjuk menjadi pelatih timnas Inggris pada 2016. Setelah itu, dia berhasil mengantarkan The Three Lions ke semifinal Piala Dunia 2018 dan final Euro 2020.

Namun tentu saja yang dibutuhkan oleh Inggris adalah trofi, yang tak pernah mereka dapatkan sejak Piala Dunia 1966. Southgate mengakui Euro 2024 ini adalah kesempatan terakhirnya.

Daftar Skuat Timnas Inggris Tanpa Rashford, Sancho dan Henderson - Gareth Southgate - Declan Rice (englandfootball.com)
englandfootball.com

“Jika kami tidak menang, saya mungkin tidak akan berada di sini lagi. Ini mungkin kesempatan terakhir,” ucap Southgate seperti dilansir Football5Star dari The Independent.

“Saya pikir sekitar setengah dari pelatih nasional pergi setelah sebuah turnamen, itulah sifat sepak bola internasional.

“Saya sudah berada di sini selama hampir delapan tahun dan kami sudah hampir mencapainya. Jadi, saya tahu Anda tidak bisa terus-menerus berdiri di depan publik dan berkata ‘tolong lakukan lebih banyak lagi’, karena pada titik tertentu, orang-orang akan kehilangan kepercayaan pada pesan Anda.

“Jika kami ingin menjadi tim besar dan saya ingin menjadi pelatih top, maka Anda harus mewujudkannya di momen-momen besar.”

Gareth Southgate: Saya Tak Perpanjang Kontrak Sebelum Euro 2024

Kalvin Phillips Saya Harusnya Kena Kartu Merah Setelah Tekel Nicolo Barella - Gareth Southgate (talksport)
talksport

Southgate mengatakan bahwa dirinya tidak memperpanjang kontraknya sebelum Euro 2024. Dia menyebut itu justru akan menjadi gangguan dan mencontohkan Fabio Capello yang memperpanjang kontraknya sebelum Piala Dunia 2010.

“Tidak. Alasannya adalah akan ada lebih banyak kritik, yang akan memberikan tekanan lebih besar pada tim,” ujarnya.

“Inggris pernah melakukan hal serupa sebelumnya dengan Fabio Capello, dan ada drama besar sebelum turnamen. Lebih baik periksa diri Anda sendiri baru setelah turnamen.”

More From Author

Berita Terbaru